Kisah Ari dan Sita yang tertuang dalam buku ini adalah potret nyata anak-anak pesisir: sederhana, penuh semangat, namun juga dihadapkan pada berbagai tantangan. Dari pengalaman menabung dengan celengan bambu, belajar berinvestasi lewat kreativitas, hingga berbagi rezeki sebagai tradisi yang mengakar — semua itu merupakan cermin bahwa literasi keuangan tidak selalu harus diajarkan dengan angka-angka rumit. Justru, ia bisa berawal dari kehidupan sehari-hari, dari laut yang mengajarkan kesabaran, dari kebun yang menanamkan kerja keras, dan dari masyarakat yang memelihara kebersamaan.
Harapan penulis, buku ini bukan hanya menjadi bacaan untuk anak-anak dan orang tua di pesisir, tetapi juga inspirasi bagi siapa saja yang ingin memahami bahwa cerdas keuangan dapat lahir dari pengalaman lokal dan kearifan tradisional. Lebih dari itu, semoga buku ini menjadi warisan cerita yang menumbuhkan kesadaran bahwa pengelolaan uang bukan sekadar soal materi, melainkan juga tentang mimpi, kebersamaan, dan keberkahan.




Reviews
There are no reviews yet.