Buku ini membahas tentang kain tenun khas Simalungun atau sering disebut dengan Hiou Simalungun. Bagaimana agar hiou Simalungun yang sudah hampir punah agar senantiasa tetap dilestarikan oleh generasi muda. Dalam hal ini, dapat terlihat jelas bahwa peran generasi muda sangat berpengaruh pada kelangsungan perputaran budaya tradisional Simalungun untuk mendukung pelestarian seni dan budaya Simalungun. Masih banyak hal yang berpengaruh dalam hal kelangsungan kebudayaan Simalungun ini. Contoh lain adalah kain tenun khas Simalungun yang sering digunakan dalam acara pesta adat, seperti pernikahan dan ada juga yang dipakai dalam ibadah-ibadah gereja suku yang ada di daerah Simalungun. Jika diperhatikan, orang-orang yang menggunakan hiou Simalungun dan mengerti akan penggunaannya adalah para orang tua yang sudah lanjut usia.
Penulis menyadari masih banyak aspek tentang keberadaan dan makna Hiou Simalungun yang belum terungkap dalam buku ini. Namun, buku ini tetaplah penting mengingat masih minimnya masyarakat yang mengetahui tentang hiou Simalungun, fungsi pemanfaatannya dan bagaimana cara untuk mempertahankannya. Bantuan pemikiran dan kesediaan memberikan koleksi pribadi, sumber, dan bahan telah banyak penulis terima dari berbagai pihak yang tidak dapat dituliskan namanya satu per satu di sini. Tanpa bantuan dari Bapak atau Ibu serta sahabat dan kerabat yang baik, kiranya, buku ini tidak akan pernah terbit. Untuk itu, saya haturkan terima kasih untuk semua kebaikan yang sudah diberikan.




Reviews
There are no reviews yet.