Perkembangan teknologi yang pesat telah mengubah berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dalam dunia kerja. Munculnya konsep Society 5.0 menandai era baru di mana teknologi cerdas, seperti kecerdasan buatan (AI), big data, dan Internet of Things (IoT), diintegrasikan secara menyeluruh dalam kehidupan sosial dan ekonomi. Dalam era ini, tantangan dan peluang bermunculan seiring dengan transformasi digital yang begitu cepat.
Generasi Milenial dan Gen Z kini menjadi kekuatan dominan dalam dunia kerja. Keduanya hadir dengan karakteristik, nilai, dan harapan yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Mereka lebih terbuka terhadap perubahan, akrab dengan teknologi, dan sangat menghargai fleksibilitas serta makna dalam pekerjaan. Namun, eksistensi mereka juga menghadirkan tantangan baru dalam manajemen sumber daya manusia dan kepemimpinan organisasi.
Kepemimpinan di era 5.0 dituntut untuk tidak hanya mengandalkan efisiensi berbasis teknologi, tetapi juga harus mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan seperti empati, kolaborasi, dan inklusivitas. Budaya organisasi pun mengalami pergeseran dari model konvensional menjadi budaya yang mendukung inovasi, pembelajaran, dan adaptasi yang berkelanjutan.
Penulisan buku ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif dinamika kepemimpinan dan budaya organisasi dalam konteks Society 5.0, serta bagaimana generasi Milenial dan Gen Z berperan di dalamnya. Diharapkan, pembahasan dalam buku ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam serta menjadi referensi bagi mahasiswa, akademisi, maupun praktisi dalam menyikapi tantangan dan peluang dunia kerja masa kini.




Reviews
There are no reviews yet.