Aksara Incung termasuk jenis aksara Abugida, yaitu aksara yang mewakili suku kata di mana terdapat huruf konsonan dan huruf vokal di dalamnya. Sementara itu, huruf vokal yang lainnya dilambangkan dengan diakritik. Secara spesifik jenis aksara Abugida dimiliki oleh aksara-aksara yang merupakan turunan dari aksara Indic (India) (Kozok, 2009). Seturut itu sebelumnya, Marsden dan Casparis secara jelas menyebutkan bahwa aksara Incung adalah turunan aksara dari India atau paling tidak memiliki kemiripan dengan sistem tulisan India (Casparis, 1975; Marsden, 1834).
Susunan alfabet aksara Incung pertamakali dibuat oleh Marsden dalam bukunya On the Polynesian, or East-Insular Languanges (1834). Di dalam buku tersebut Marsden memuat urutan 30 aksara Incung disertai dengan sistem penulisannya. Disebutkan oleh Marsden, bahwa satu aksara terdiri dari satu konsonan dan satu vokal. Bunyi vokal tersebut dapat diubah dan dimatikan dengan menggunakan tanda diakritik yang disebut sebagai sinjata (Marsden, 1834, hlm. Pl. 1). Tanda diakritik/sinjata tersebut terdiri dari tulang untuk membuat bunyi “-ng” di akhir kata, luan untuk membuat bunyi “i”, tampun untuk membuat bunyi “u”, kajinan untuk membuat bunyi “-h” di akhir kata, dan bunuh untuk mematikan bunyi vokal.




Reviews
There are no reviews yet.